Dream… :))

Ada pepatah mengatakan : Hal yang terindah adalah ketika melihat seseorang tersenyum… Tapi hal yang jauh lebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya.. :))

Tersenyum dalam Diam

tumblr_ljeoikyjpl1qe31xzo1_500

Jika kehidupan memberikanmu beragam alasan untuk bersedih,

Pasti kan selalu ada satu hati yang senantiasa ingin membuatmu tersenyum…

walaupun sampai saat ini, engkau tak pernah menyadarinya

karena ia hanya menyampaikannya melalui sebuah doa,

semoga engkau selalu bahagia… :))

Leave a comment »

Pesan Surgawi dari Rumah Makan

                Suatu sore aku dan kakakku pergi ke salah satu rumah makan di daerah Rungkut. Di sana aku memesan makanan untuk dibawa pulang, ya… salah satu jenis makanan yang jarang sekali kita makan hehe. Pada saat kami akan pulang, tiba-tiba aku melihat sebuah poster yang dipajang di beberapa spot di tempat ini :

Foto-0210

                 Sebuah pesan yang dalam sekali maknanya di suatu tempat yang sederhana, Alhamdulillah… terima kasih sekali sudah diingatkan :)).

Leave a comment »

Pantai Indrayanti Yogyakarta

                Hai sobat ada satu lagi wisata alam Yogyakarta yang sedang naik daun saat ini. Sebut saja salah satunya adalah pantai indrayanti yang terletak di kawasan Gunung Kidul. Kawasan pantai ini memang baru saja populer di kalangan masyarakat.

               Alhamdulillah ombaknya ramah, bersahabat dan airnya benar-benar terasa segaaar. Bismillah, semoga kawasan wisata ini bisa terjaga kelestariaannya serta bisa membawa rasa syukur di setiap deburan ombaknya… :)).

This slideshow requires JavaScript.

Nb : Jika ingin berkunjung ke pantai ini, alangkah baiknya saat bukan musim liburan supaya lebih terasa keindahan pantainya :)).

Leave a comment »

Senyuman Alami… :))

               Sebenarnya kisah ini kualami sekitar 1 minggu yang lalu, namun baru sekarang aku bisa menceritakannya hehe. Suatu siang, aku dan kakakku berkunjung ke Toko Roti “Cake Boss” untuk survey harga kue. Begitu sampai ke pintu depannya, aku berjumpa dengan orang yang tak asing bagiku. Ia langsung menyambut kami dengan senyuman yang sangat hangat. Aku baru sadar, ia adalah kakak dari kenalan ibuku, sekarang usianya sekitar 40 tahunan. Dan ternyata ia bekerja di Toko Roti ini. Aku sudah mengenalnya sejak kecil, sekitar 10 tahun yang lalu.

                Dari rona wajahnya, seolah tak ada beban sama sekali. Tampaknya ia sangat enjoy dengan pekerjaannya selama ini. Namun, kita tak pernah tau apa yang tersimpan dalam hati seseorang. Karena sebenarnya ia mengalami kebisuan sejak lahir, ia tak dapat berbicara seperti orang pada umumnya. Beberapa kali ada pengunjung yang bertanya pada dirinya, namun ia hanya menjawab dengan isyarat saja, disertai dengan senyuman hangat.

                Tapi, yang tetap membuatku salut adalah rona wajah bahagia yang selalu terpancar dari wajahnya. Senyuman lebarnya itu bak warna-warni pelangi yang menghiasi langit setelah hujan deras, sangat indah… :)).

“Senyumanmu kepada saudaramu merupakan sedekah.” (HR Tirmidzi)

           Bisa jadi ia tidak seberuntung kita semua yang dapat seenaknya berbicara, kita yang bisa menyanyi setiap hari. Namun nyatanya, ia tetap menjalani hari-harinya dan bekerja untuk menyambung hidup. Pasti terblesit sekali keinginannya selama ini untuk dapat berbicara seperti kita semua.

           Aku seperti mendapat tamparan keras lagi hari ini, bagaimanapun suaraku, tak lolos ajang pencarian bakat waktu itupun kwkwkwk… Pernah berharap mempunyai suara yang sangat enak. Namun ternyata selama ini, ada yang malah berharap hanya dapat berbicara, entah bagaimanapun suaranya.

           Aku dan kakakku merasa malu saat itu juga, seseorang yang diuji tanpa indera suara, ternyata masih bisa mensyukuri karunia yang diberikan Allah, tampak dari rona wajahnya yang terlihat bahagia. Sementara kami berdua, tak bisa dipungkiri pasti masih sering sekali mengeluhkan inilah itulah, dan pasti kurang mensyukuri anugerah-Mu selama ini… Astaghfirullah..

           Bismillah, semoga saudara kita tersebut dapat senantiasa memancarkan senyumannya, dan semoga kita semua juga bisa belajar darinya untuk menampakkan wajah yang menyenangkan pada saudara-saudara kita.. :)). Aamiin…

              Ya semua mudah untuk dikatakan, namun susah sekali untuk dilakukan. Akupun juga sampai saat ini masih belum bisa mengamalkannya, terkadang badmood bisa datang namanya juga manusia hehe, maaf sekali ya karena memang semua tidak semudah apa yang dikatakan. Tapi, tenang saja setiap ada niat pasti ada jalan, semoga bisa ya… :)).

           Seperti pernyataan indah yang tertera dalam buku Pengen Jadi Baik 1 :

“Alhamdulillah, arti senyum itu bagai kemarau setahun, yang dibalas hujan sehari…

Sungguh, terasa sejuk dan menyegarkan :))”.

Kata-Galau-Ketika-Hujan-Turun

                    Mohon maaf kawan jika ada pernyataan yang kurang berkenan di hati, semoga artikel ini bisa bermanfaat ya :))

Wassalam…

Leave a comment »

Bagai Selembar Kertas Putih

                Suatu saat yang lalu aku mendengar berita tentang salah satu temanku. Ya, pada saat itu, memang ia terkena suatu masalah. Memang tidak menutup kemungkinan, sifat dasar manusia, bila ada sesuatu berita tentang seseorang bisa jadi, tak sengaja kita malah membicarakannya. Mohon maaf ya…

               Sebenarnya aku sangat dekat dengan temanku ini, bahkan kita sama-sama suka jahil sekali haha.. Tapi kali ini.. sebenarnya saya juga mulai terjangkit ikut mbatin tentang temanku ini, dan prasangka-prasangka buruk mulai bermunculan tentangnya. Khilaf wes… sampai akhirnya, aku sendiri yang terkena suatu tamparan keras.

               Siang ini, temanku datang dengan wajah berseri-seri seperti biasanya, ia adalah orang yang selalu mengajakku sholat di awal waktu. Aku masih ingat saat di cabang yang lama, kami selalu berjalan bersama menuju masjid, menunggu waktu sholat tiba. Di tempat yang sekarang ini pun, meski tak ada masjid terdekat, biasanya ia mengingatkanku untuk sholat. Alhamdulillah…

                “Barang siapa yang mengajak ke arah kebaikan, maka ia akan memperoleh pahala sebagaimana pahala-pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala-pahala mereka yang mencontohnya itu,” (HR Muslim)

                Selain itu, teh manis buatannya senantiasa menemaniku di siang hari. Ia biasanya membuat 2 cangkir, satu untukku dan satu untuknya. Dan entah mengapa saat meminum teh buatannya, rasanya perasaanku menjadi sangat lega. Secangkir teh saja benar-benar bisa mengubah moodku menjadi lebih baik..Alhamdulillah.. :)).. Jika digambarkan, perbuatannya sama seperti dengan perkataan seseorang ustadz dalam sebuah buku :

               “Bagi siapa yang senantiasa membahagiakan orang lain, maka Allah akan membahagiakan hatinya… :))”

                Alhamdulillah… rasanya aku benar-benar harus ditampar supaya tersadar, aku harusnya bersyukur masih memiliki sahabat. Bahkan, bisa jadi sebenarnya sikapnya, kelakuannya itu jauh lebih baik daripada sikapku selama ini. Terlepas dari permasalahan yang pernah dijalaninya… serta dari semua perbuatan yang telah ia berikan selama ini.. sejenak aku teringat dengan perkataan seseorang :

                 “Ketika kita memiliki selembar kertas putih yang sedikit ternoda, janganlah terfokus dengan noda yang ada… karena sebenarnya masih banyak ruang putih di kertas itu yang bisa diisi dengan sesuatu yang indah”

                Bismillah… dengan siapapun kita bergaul, dengan siapapun kita bersua.. semoga kita dapat saling membubuhkan tulisan indah di setiap lembaran kehidupan. Namun, bagaimanapun adanya, lembaran kertas putih, suatu ketika pasti akan ternoda. Ya, sama seperti aku, yang pastinya juga berlumuran dengan banyak kesalahan dan kekhilafan selama ini. Oleh karena itu, aku sangat membutuhkanmu….. :)). Seperti sebuah kutipan terkenal :

11856762_837994779653845_614835778_n

                Mohon maaf ya bila ada perkataan yang kurang berkenan di hati teman-teman mengenai artikel ini, mohon maaf sekali… :)), Wassalam…

Leave a comment »

%d bloggers like this: