Dream… :))

Ada pepatah mengatakan : Hal yang terindah adalah ketika melihat seseorang tersenyum… Tapi hal yang jauh lebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya.. :))

Biarlah Mereka Berkata Apa… :))

on August 1, 2015

susahmudah00

“Eh, si X itu ternyata gini ya, gitu ya, oh ternyata gitu ya…”

               Alhamdulillah, aku barusan mendengar semua perkataan tentangku dari pembicaraan orang lain, dimana aku nggak sengaja mendengar karena kebetulan berada di dekat mereka. Sedih sekali rasanya karena semua yang kudengar itu nggak benar, nggak terjadi dan nggak kebayang bakalan ngelakuin hal seperti itu.

               Selama ini, aku memang tipe orang yang nggak akan pernah cerita ke orang lain tentang kehidupan pribadi atau masalah yang sedang kualami, kecuali orang itu benar-benar sangat kupercaya. Lantas dari mana mereka mendapat gosip tak benar itu…?

                  Sejenak aku berpikir, teringat akan sikap-sikap serupa yang mungkin pernah kulakukan sebelumnya. Sikap yang bisa jadi sama seperti yang aku sesalkan saat mendengar pembicaraan yang menyakitkan tadi. Sikap yang bersumber dari rasa curiga yang berlebihan.

               Ya… tanpa sadar aku pasti juga pernah menyimpan sikap curiga pada orang lain. Dari sikap curiga itulah, mungkin aku juga nggak sadar jika ujung-ujungnya bisa lari ke membicarakan orang lain, dan endingnya malah ke arah su’udzan. Astaghfirullah bagaimana coba kalo ternyata apa yang pernah kupikirkan tentang orang lain itu nggak benar juga… mohon maaf sekali yaaaa hiks…

Mungkin aku nggak sadar sudah berapa insan yang telah menjadi korban karena sikap burukku

Mungkin aku nggak sadar berapa jiwa yang sudah kusakiti karena perkataan dan perbuatanku

Mungkin aku nggak sadar bahwa perbuatan yang selama ini kurasa baik, ternyata tak baik dimata Allah

Dan mungkin rasa curiga mereka muncul karena aku sudah nggak peka lagi dengan keadaan sekitar, dengan pentingnya menjaga silaturahim, bahkan untuk memberikan sebuah senyuman kepada mereka, mungkin aku sudah jarang melakukannya

Mungkin… aku juga sudah terlalu asyik dan terlena dengan dunia ini sampai melupakan dekatnya kasih sayang-Nya…

Hingga berhari-hari kemarin aku harus membuang waktu untuk memikirkan firasat dari orang lain, padahal mereka sama sekali tak berhak menggariskan jalan hidupku

             Akhirnya aku teringat kata-kata seseorang “daripada akhirnya mengeluh karena mendapat mawar yang berduri, lebih baik bersyukur karena mendapatkan duri yang bertangkai mawar” :)).

              Maksudnya Alhamdulillah, bersyukur sekali bisa mendengar pembicaraan tadi, akan kekurangan sikap kita selama ini, meskipun apa yang terdengar tadi tidaklah benar. Itu benar-benar lebih baik jika akhirnya akan menyadarkan kita untuk bisa mengintrospeksi dan memperbaiki diri. Daripada kita mendengar sebuah pujian manis yang justru bisa membuat kita terlena dan lupa diri.

            Sesuatu itu memang belum tentu seperti kelihatannya, karena apa yg kita dengar, lihat, maupun rasakan itu belum tentu benar adanya, malahan bisa sebaliknya. Semoga kita semua dapat menjadi insan yang lebih baik ke depannya, yang tak tergantung pada prasangka maupun kendali orang lain yang bisa membuat kita kehilangan arah.

                Bismillah, heiii masih banyak koq yang sayang sama kita :)), walaupun mungkin kita belum menyadarinya. Daripada baper sama firasat yang nggak benar, lebih baik ngerjain hal-hal yang lebih bermanfaat.

So, biarlah mereka berkata apa, yg penting kita ngga seperti itu… udah senyumin aja, alhamdulillah… :)).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: