Dream… :))

Ada pepatah mengatakan : Hal yang terindah adalah ketika melihat seseorang tersenyum… Tapi hal yang jauh lebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya.. :))

Pemuda yang Tampan Hatinya

on July 20, 2015

dibawahlangitmu

              Sebenarnya inti dari kisah nyata ini dimulai sejak aku duduk di bangku kelas 1 SMA, di salah satu sekolah Surabaya. Mohon maaf sebelumnya apabila cerita saya ini mungkin kurang berkenan di hati pembaca, sebenarnya aku hanya ingin membagi hikmah yang kudapatkan lewat kisah hidup seorang teman.

Berikut kisahnya flash back saat aku kelas 1 SMA (kisah nyata dan ada sebagian pengembangan kisah) :

               Ada seorang temanku SMA dulu yang sangat menginspirasi, aku teringat semua hal tentangnya saat melihat foto-fotonya di suatu akun media sosial baru-baru ini. Kita sebut dia dengan inisial aja ya, misal namanya disamarkan menjadi Anto.

                 Pertama kali aku mengenalnya sebagai seorang yang biasa saja, yang suka guyonan sama anak-anak. Namun mungkin yang membedakannya dengan anak lainnya adalah sifat dermawannya yang agak berlebihan. Ia memang sangat ramah, suka senyum dan mau menolong teman lainnya dengan sangat sukarela. Mungkin sikapnya ini akhirnya dimanfaatkan oleh anak-anak lainnya yang akhirnya suka mengerjainya hingga keasyikan.

             Mohon maaf, ia memang memiliki kondisi fisik yang agak berbeda dengan anak lainnya namun saya tidak bisa menjelaskan lebih detailnya untuk menjaga perasaan yang bersangkutan. Mungkin itu juga yang membuat anak-anak semakin senang sekali mengolok-oloknya.

         Menjelang kenaikan kelas, anak-anak semakin sering menggodanya, misal dengan memaksanya untuk joget-joget yang direkam lewat video. Menyuruhnya melakukan atraksi di depan kelas menari-nari, kemudian ia harus rela dilempari dengan kertas, buku, bahkan sapu. Kuakui, dulu aku memang agak pendiam, nggak suka banyak omong maupun protes terhadap berbagai kejadian di kelas. Tetapi melihat hal ini, saya pun ikut menangis, yang saya pikirkan hanya bagaimana perasaan ibunya bila mengetahui anaknya dibully sampai seperti ini.

             Coba misal anak perempuan yang dapat masalah, saya akan mencoba untuk mendekatinya minimal mengajak bicara. Namun karena yang bersangkutan laki-laki, ya sudah saya justru diaaam saja, bahkan untuk mengajak bicara saja saya sangat sungkan pada saat itu. Aku heran, kenapa mayoritas anak di kelas manut saja dengan kelakuan anak-anak iseng tersebut, seolah kami ketakutan dengan golongan anak-anak yang kadang membikin onar ini.

               Puncak amarahnya adalah saat anak-anak mengerjainya, tak sengaja kacamatanya terjatuh dan pecah. Pertama kali saya melihatnya menangis, di depan kelas ia mengatakan “Gimana ini, aku nggak punya kacamata lagi, aku gak bakalan bilang ke ibuku kalo kacamataku pecah, pasti aku dimarahi, nek gini aku lak harus beli dari uang tabunganku!”.

Kasihan sekali ya, tapi aku bisa apa coba?

ngomong ke anaknya aja ngga berani, apalagi membelanya di hadapan anak-anak yang lain.

Berdosakah aku yang turut mendiamkan kejadian seperti ini?

aku sangat menyesal kenapa pas itu engga menggiring massa buat melaporkan semua ini ke guru-guru.

aku pasti juga turut menanggung kekhilafan karena tidak bisa membantu temanku.

          Akhirnya, hal ternekat yang pernah kulakukan hanyalah mencari no telepon rumahnya, dan meneleponnya. Alhamdulillah, Anto sendiri yang mengangkat telpon. Aku sama sekali nggak menyebutkan namaku karena khawatir anaknya akan sungkan nantinya atau justru malah bisa menyakiti perasaanya. Karena sebenarnya aku nggak ada maksud apa-apa koq beneran, hanya sekedar ingin menghibur saja sebagai seorang teman. Aku hanya mengatakan bahwa diriku adalah “Temanmu, sudah jangan banyak tanya siapa aku”. Saat itu, aku mengucapkan kata yang sabar ya, dan kata-kata penyemangat lainnya. Alhamdulillah, ia menjawab demikian : “Sudah, kamu nggak usah khawatir, aku baik-baik aja koq, Allah sedang mengujiku…🙂

                Alhamdulillah, sejak saat itu aku sudah percaya bahwa ia bisa menghadapi semuanya dengan sabar, ia tidak sendirian, karena ia menghadapi semuanya bersama Allah. Kenaikan kelas pun tiba, kami semua berpindah kelas dengan anggota-anggota yang sangat berbeda. Diam-diam aku mengamatinya, apakah ia masih dikerjai oleh anak-anak lainnya. Ternyata keadaan berbalik, di kelas tersebut, ia memiliki banyak sahabat saat itu. Mereka rutin berangkat ke masjid, perpustakaan, kantin sekolah dll bersama-sama. Alhamdulillah Ya Allah.

               Terakhir kali aku melihat dirinya adalah pada saat legalisir ijazah setelah pengumuman Tes PTN beberapa tahun yang lalu, yang kuketahui ia diterima di Arsitektur ITS lewat jalur tes yang sekarang dikenal dengan SBMPTN. Dan yang sangat mengherankan, teman-teman yang saat itu mengerjainya tidak satupun ada yang lolos PTN lewat jalur tes. Sungguh rencana Allah begitu indah dan nyata. Seseorang yang telah diuji dengan cukup berat, saat ini bisa menuai hasil dari kesabarannya. Saat itupun, ia menemui teman-temannya yang pernah mengerjainya dan ia justru malah mendoakan mereka semoga bisa sukses dan bisa keterima di PTN melalui tes selanjutnya.

              Saat itu juga langit sekolah menjadi mendung, teduh dan sejuk sekali seolah-olah Allah telah menurunkan angin kesegaran di antara kita semua. Akhirnya mereka semua meminta maaf pada anto, dan antopun membalasnya dengan sebuah senyuman ikhlas. Saya yang ikut menyaksikan kejadian tersebut pun tak kuasa menahan linangan air mata, karena melihat salah satu Keajaiban dari Rencana Allah.

               Tepatnya pada tanggal 18 Juli 2015 kemarin, ada fenomena yang membuat saya teringat akan semua ini, aku melihat foto-fotonya di suatu akun instagram, foto-foto pemandangan hasil jepretan yang sangat luar biasa indah. Ternyata ia sudah merangkap sebagai seorang fotografer handal disamping pekerjaan utamanya sebagai salah satu pemimpin proyek besar di Jakarta. Wooow… dan yang paling so sweet dari semua fotonya adalah salah satu foto dirinya dengan seorang wanita. Seorang wanita yang tampak sangat manis dengan senyumnya, wajahnya sangat menyenangkan bila dilihat. Nampaknya wanita ini adalah calon istrinya 🙂. Alhamdulillah…

                  Ada banyak hal yang bisa kita lihat saat menilai seseorang, bisa dari paras wajah yang indah, suara yang sangat merdu (seperti suara saya ahaha #ngimpi), atau bahkan dari segi finansial. Dan aku sangat yakin sang wanita tersebut melihat anto bukan dari faktor-faktor itu, ia pasti melihat jauh lebih dalam keindahan yang tersimpan di hati anto. Ketampanan hati pasti bisa mengalahkan segalanya. Tubuh tinggi atletis, suara enak, wajah putih, dkk itu semua masih bisa lenyap dan tak akan pernah bisa mengalahkan ketampanan sejati yang bersumber dari hati…🙂.

              Alhamdulillah, aku turut bersyukur temanku, semoga sukses dunia akhirat. Terima kasih sekali atas pelajaran yang telah engkau berikan, tentang kesabaran penuh dan kebaikan hati. Semoga hidupmu semakin berkah dengan bidadari cantik yang sudah ada di sampingmu saat ini, Aamiin…🙂

Alhamdulillah, aku turut bahagia untukmu bro wkwkwk…😀.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: