Dream… :))

Ada pepatah mengatakan : Hal yang terindah adalah ketika melihat seseorang tersenyum… Tapi hal yang jauh lebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya.. :))

Novel “Di antara Lumpur, Mainanku Hilang…”

on July 3, 2013

diantara_lumpur__mainanku_hilang____by_ruri_hefni-d598tzm

“Pensil pun dapat lebih bernilai jika diberikan pada orang dan waktu yang tepat”

Ketika kita berpikir sebuah pensil biasa tergeletak di meja rumah, terjatuh, bahkan hilang terbuang. Padahal, di sisi lain terdapat sebuah rasa ingin memiliki sebatang pensil untuk memulai belajar. Itulah sebuah pemikiran seorang anak kecil, korban semburan lumpur Lapindo yang berharap untuk dapat kembali mengenyam dunia pendidikan, mengejar sebuah pensil sebagai langkah awal. Dalam keadaan yang cukup menyedihkan, belajar di tempat pengungsian pun terasa sangat menyenangkan karena dijalani bersama-sama.

Konsep tersebut adalah sepenggal bagian yang terdapat dalam novel “Diantara Lumpur, Mainanku Hilang…” karya Panca Javandalasta. Sebuah karya yang menceritakan tentang perjalanan hidup sekelompok warga korban keganasan lumpur lapindo.

Hal yang menarik dari novel ini adalah sudut pandang yang digunakan berasal dari anak-anak, tentang bagaimana perasaan mereka ketika kenyataan pahit tersebut harus datang, tentang bagaimana pemikiran mereka tentang apa yang sebenarnya mereka butuhkan di kala lumpur harus menenggelamkan semua harta benda yang mereka miliki.

Bayu dkk terpaksa harus menjalani kehidupan yang sangat berat untuk anak seumurannya. Di kala anak-anak di bagian yang lain sedang menikmati indahnya bangku sekolah, asyik menonton televisi dan berlibur, mereka justru harus turut serta berusaha mengais-ais kebutuhan untuk memperoleh sesuap nasi.

Sebenarnya, jauh beberapa saat sebelumnya, aku mempunyai kesempatan untuk melewati jalanan sekitar tanggul lumpur lapindo setiap hari. Kala itu, aku melihat sebagian orang sedang menjajakan dagangannya di antara beberapa kendaraan yang lewat, ada yang membawa tahu, telur puyuh, maupun minuman. Bisa jadi, di antara orang – orang tersebut, ada salah satu warga yang kisah hidupnya turut tertuang dalam novel ini. Awalnya benar-benar tidak terpikir ternyata keadaan yang telah mereka jalani begitu beratnya. Kondisi yang tidak pernah kubayangkan sebelum membaca novel ini.

Selamat membaca novelnya dan selamat masuk ke dunia inspirasi kawan – kawan…


5 responses to “Novel “Di antara Lumpur, Mainanku Hilang…”

  1. Panca javandalasta says:

    ga pernah bosan membaca resensi ines…..:-)

  2. Hi there would you mind letting me know which web host you’re working with? I’ve loaded your blog in 3 completely different web browsers and I must say this blog loads a lot quicker then most. Can you suggest a good internet hosting provider at a reasonable price? Cheers, I appreciate it!
    sac homme louis vuitton http://www.polowers.com/sac-louis-vuitton-pas-cher-sac-louis-vuitton-homme-soldes-luxe-51_3.html

  3. I am just commenting to let you know of the nice encounter my cousin’s child went through using your blog. She came to find so many details, most notably what it is like to possess an incredible helping heart to have men and women without problems thoroughly grasp a number of impossible issues. You really surpassed people’s desires. Thanks for delivering these good, trustworthy, revealing not to mention easy tips about your topic to Sandra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: